Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
AUD/USD melanjutkan pelemahan
Wednesday, 16 July 2025 01:44 WIB | AUD/USD |AUD/USD,

Dolar Australia (AUD) melemah lebih lanjut terhadap Dolar AS (USD) pada hari Selasa setelah rilis data inflasi AS yang meredam harapan pemangkasan suku bunga jangka pendek. Greenback melonjak secara keseluruhan, mendorong AUD/USD ke 0,6510 selama sesi perdagangan Amerika.

Indeks Harga Konsumen (IHK) AS naik 0,3% pada bulan Juni dari bulan sebelumnya, sedikit di atas konsensus 0,2% dan 2,7% YoY, melampaui angka 2,4% di bulan Mei. Ini menandai laju tercepat sejak Januari dan menandakan bahwa tekanan harga yang mendasarinya tetap kuat meskipun ada upaya pengetatan oleh The Fed. Data tersebut mendorong penyesuaian harga yang tajam dalam kontrak berjangka dana Fed, dengan peluang pemangkasan suku bunga September turun di bawah 55%, turun dari hampir 65% di awal pekan.

Data IHK yang kuat memicu kembali permintaan Dolar AS, dengan Indeks Dolar AS (DXY) melonjak ke level tertingginya dalam tiga minggu di angka 98,70. Penguatan Greenback membebani mata uang yang sensitif terhadap risiko, seperti Dolar Australia, terutama di tengah lingkungan risiko global yang berhati-hati yang didominasi oleh ketegangan perdagangan.

Menyusul laporan IHK bulan Juni, mantan Presiden Donald Trump kembali menyampaikan seruannya untuk penurunan suku bunga segera di Truth Social, dengan menyatakan: "Harga Konsumen RENDAH. Turunkan Suku Bunga The Fed, SEKARANG!!!" Ia mengklaim bahwa penurunan suku bunga yang substansial dapat menghemat biaya pembayaran utang pemerintah AS lebih dari satu triliun dolar per tahun. Unggahan tersebut menambah tekanan politik pada Federal Reserve, meskipun inflasi masih berada di atas target 2% dan pasar terus memperkirakan pelonggaran kebijakan secara bertahap dalam beberapa bulan mendatang.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
AUD Tetap Tangguh China Ngebut, Dolar AS Loyo...
Monday, 19 January 2026 11:38 WIB

Dolar Australia (AUD) bertahan kuat di awal pekan setelah data inflasi Australia menguat, sementara dolar AS melemah karena sentimen pasar semakin hati-hati akibat beredarnya isu AS Greenland. Kombina...

AUD/USD melonjak karena pengetatan kebijakan moneter oleh RBA...
Friday, 2 January 2026 16:24 WIB

Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sen...

Dolar Australia Menguat, Dipicu Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga RBA...
Wednesday, 24 December 2025 09:33 WIB

Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral...

Dolar Australia Kuat, Fed Bakal Bikin USD Loyo?...
Friday, 5 December 2025 08:03 WIB

Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...

Data Ekonomi Mengecewakan, Aussie kok malah naik?...
Wednesday, 3 December 2025 10:06 WIB

Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan ...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS